BUDIDAYA DAN PENTINGNYA CABE DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
BUDIDAYA DAN PENTINGNYA CABE DALAM
KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Rendy
Setyawan (10171063)
Program
Studi Sistem Informasi Institut Teknologi Kalimantan
Ringkasan
Menanam
cabe bisa dilakukan pada tempat yang sempit maupun luas yaitu dengan
menggunakan polibag. Cabe sendiri pun ialah tumbuhan yang sudah tidak asing
untuk orang-orang umum karena sudah menjadi kebiasaan menyantap makanan yang
mengandung cabe, sebab dapat memberi semangat saat menikmati sajian. Cabe atau
dalam bahasa latin Capsicum Sp. mengandung
capsaicin mampu membangkitkan rasa nikmat dan kebahagiaan. Sehingga, nafsu
makan menjadi bertambah. Kandungan dalam cabe sendiri sangat bermanfaat bagi
tubuh. Karena salah satu manfaat dari cabe adalah untuk mencegah kanker. Budidaya
cabe sendiripun tidaklah sulit sebab cabe mudah ditumbuhkan, dan salah satu solusi
untuk mengurangi pengeluaran rumah tangga sebab, harga cabe yang cenderung
tidak stabil dan sering melonjak tinggi menyebabkan kesulitan dalam mengatur
biaya pembelanjaan. Selain itu dengan melakukan penanaman cabe yang sangat
banyak akan membantu perekonomian rumah tangga dan dapat pula dijadikan peluang
untuk menghasilkan keuntungan tambahan.
1.
Pendahuluan
Kebanyakan
orang seringkali berfikir cara untuk mendapatkan kebutuhannya dengan membeli
padahal sebenarnya dapat dilakukan sendiri, dari banyak kebutuhan Contohnya seperti
budidaya tanaman cabe. Budidaya tanaman cabe dapat mengurangi pengeluaraan di
dalam rumah tangga, sebab dengan menanam cabe sendiri salah satu kebutuhan rumah
tangga. Namun dari sekian orang menganggap bahwa bercocok-tanam itu sulit dan
bahkan ada orang yang tidak mengetahui cara bercocok-tanam. Sebenarnya ada
banyak cara mengisi waktu luang, namun yang di adopsi dalam karya tulis ini
ialah budidaya cabe.
Ada banyak jenis cabe /Lombok di dunia ini
mulai dari cabe merah, cabe hijau, cabe rawit dan sebagainya. Cabai merupakan
tanaman perdu dari famili terong-terongan yang memiliki nama ilmiah Capsicum sp. Cabai
berasal dari benua Amerika dan
Asia termasuk negara Indonesia. Tanaman cabai banyak ragam tipe pertumbuhan dan
bentuk buahnya. Diperkirakan terdapat 20 spesies yang sebagian besar hidup di
negara asalnya. Yang akan di jelaskan dalam karya tulis bukan jenis cabe namun
cara budidayanya serta perawatannya. Mengingat pentingnya cabe dalam kebutuhan
sehari-hari. Apalagi sebagai warga Indonesia, cabe tidak akan lepas dari
kehidupan. Maka membudidayakan cabe dengan baik dan benar merupakan salah satu
peluang yang dapat dimanfaatkan untuk sehingga memperoleh produksi yang tinggi.
Budidaya
tanaman cabe dapat dilakukan ditempat yang luas maupun yang sempit melalui
budidaya tanam dengan menggunakan polibag. Pemilihan bibit cabe yang baik
sangat menentukan produksi, cara menanam yang benar juga sangat menentukan hasil
produksi. Walaupun semisal budidaya hanya sebagai cara untuk mengisi waktu
luang, tetapi mungkin saja suatu saat akan membawa banyak keuntungan yang dapat
dihasilkan. Saat bercocok-tanam ada banyak hal yang perlu disiapkan, namun
peluang untuk berhasil dapat dibilang tinggi.
Tujuan
karya tulis ini dibuat ialah menjelaskan pentingnya cabe daam kehidupan
sehari-hari, menjelaskan cara menanam cabe dengan baik dan benar dan
menjelaskan apa saja yang dibutuhkan dalam proses budidaya cabe. Hal ini sudah
di coba oleh sebagian kecil orang di Indonesia, namun dengan tujuan yang
berbeda.
2.
Pembahasan
Manfaat
dari mengkonsumsi cabe dalam kehidupan, Cabe adalah tanaman yang berasak dari
benua Amerika, Eropa Dan Asia termasuk di Indonesia. Cabe mengandung kapsaisin,
dihidrokapsaisin, vitamin (A, C), damar, zat warna kapsantin, karoten,
kapsarubin, zeasantin, kriptosantin, clanlutein. Selain itu, juga mengandung
mineral, seperti zat besi, kalium, kalsium, fosfor, dan niasin. Zat aktif
kapsaisin berkhasiat sebagai stimulan. Apabila mengonsumsi capsaisin dalam
jumlah banyak akan mengakibatkan rasa terbakar dalam mulut dan menangis karena
rasanya. Selain kapsaisin, cabai juga mengandung kapsisidin Khasiatnya untuk
memperlancar sekresi asam lambung dan mencegah infeksi sistem pencernaan. Unsur
lain di dalam cabai adalah kapsikol yang dimanfaatkan untuk mengurangi
pegal-pegal, sakit gigi, sesak nafas, dan gatal-gatal. Dan zat capsaisin
membantu mengendalikan kanker. (Wardana, 2014).
Cabe
dapat mengurangi risiko gejala stroke, penyumbatan pembuluh darah, impotensi,
dan jantung koroner. Karena, dengan mengkonsumsi capsaicin yang dikonsumsi rutin
akan membuat darah tetap encer dan kerak lemak pada pembuluh darah tidak akan
terbentuk. Sehingga, darah akan mengalir dengan lancer. Meringankan sakit
kepala dan nyeri sendi Pernah dengar kan nasihat kalau pusing, makan yang
pedas-pedas? Hal tersebut ternyata benar
karena rasa pedas yang ditimbulkan capsaicin dapat menghalangi aktivitas otak
ketika menerima sinyak rasa sakit dari pusat sistem saraf. Terhambatnya
perjalanan sinyal ini akan mengurangi rasa sakit yang kita derita. Selain itu
cabe berkhasiat juga untuk meredakan migrain. Dan juga Meningkatkan nafsu makan
Karena capsaicin dapat merangsang produksi hormon endorphin, hormon yang mampu
membangkitkan rasa nikmat dan kebahagiaan. Sehingga, nafsu makan menjadi
bertambah. (Utami, 2011)
Cabe
termasuk kedalam jenis terong-terongan dan merupakan tanaman yang mudah ditanam
didataran rendah ataupun tinggi. Kandungan vitamin A dan vitamin C serta minyak
atsiri dan capsaicin pada cabe tersebut yang menyebabkan rasa pedas dan
memberikan kehangatan panas bila digunakan untuk bumbu dapur. Cabai dapat ditanam dengan mudah
sehingga bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari tanpa harus membelinya di
pasar (Harpenas, 2010).
Penanaman
cabe sebenarnya tidaklah sulit, namun apabila tak dilakukan secara benar maka
kemungkinan tumbuhnya cabe akan lambat bahkan dapat mengalami kegagalan sebelum
panen. Alat yang harus disiapkan antara lain seperti cangkul, sekop, dan ember.
Lalu bahan yang harus disiapkan adalah tanah, pupuk kandang, furadan, EM-4, kapur
(dolomite dan gamping), air dan polybag. (Ismanto, 2016) .
Cara
menanamnya dilalui 5 tahapan yaitu pengolahan tanah, pemilihan bibit unggul,
pemupukan, penyiraman dan pemberantasan hama/penyakit. Pertama pengolahan
tanah, Tanah nya difermentasikan, yaitu dicampur dengan pupuk kandang, kompos,
ditaburi kapur, diberi sedikit furadan dan disiran air dicampur Em-4. Lalu
Ditutup dengan terpal selama 10-12 hari dan diberi pipa untuk bakteri aerob
mendapatkan oksigen. Dan diangin-anginkan selama 2 hari, lalu dimasukan kedalam
polibag. Kedua pemilihan bibit unggul, jenis bibit cabe dewata F-1, dipilih
karena tidak cepat busuk dan lebih pedas. Membuat persemaian dengan menggunakan
polibag ukuran 10 cm x15 cm, diisi tanah campur kompos, disiram secukupnya,
bibit dimasukkan pada polybag yang sudah siap dan dirawat rutin setelah umur 4
minggu dipindah dipolybag besar. Ketiga pemupukan jenis pupuk yang digunakan
antara lain pupuk organik kompos, pupuk organik air, n,p,k, pupuk kandang (ayam, kambing, sapi). Pemupukannya
dilakukan secara rutin. Tahap empat penyiraman, dilakukan secara rutin dan pada
waktu di jadwal. Lalu setiap 2 kali dalam seminggu penyiraman dicampur pupuk
organik cair. Dan yang terakhir pemberantasan hama/penyakit, karena apapun yang
hidup pasti ada kemungkinan mengalami sakit. Cara pemberantasannya, ada dua
yaitu jenis hama kutu daun, ulat daun, lalat penyengat buah dibasmi dengan
pestisida nabati dari bahan lengkuas, brotowali, daun mindi, kapur bisa juga
dengan tembakau dan pengasapan. Dan juga penyakit buah rontok dan daun kriting
diatasi dengan brotowali, kunyit dan kapur. (Ismanto, 2016) .
Banyak
manfaat yang diperoleh jika menanam cabai di halaman rumah yaitu seperti dapat
menghemat biaya untuk membeli cabe, halaman atau lahan di sekitar rumah menjadi
terawat, Dapat menjadi kegiatan ibu rumah tangga pada sore hari, dan juga Jika menanam cabai dalam jumah banyak dapat menjadi usaha mikro keluarga.
Selain itu penanaman cabe sendiri dapat membantu menekan kekurangan pada
kebutuhan cabe dirumah tetapi juga disekitar rumah, seperti tetangga dan bahkan
dapat dijual untuk memberikan keuntungan. (Amalia Zahara W, 2011)
3.
Penutup
Kesimpulannya
adalah pentingnya cabe dalam kehidupan sehari-hari akan menuntut masyarakat
agar dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, selain kandungan cabe yang sangat
bermanfaat bagi tubuh dan juga sebagai pemberi varaian rasa pada makan. Dan
juga apabila kita dapat membudidayakannya sendiri dirumah akan sangat
bermanfaat selain dapat mengurangi anggaran belanja pada umumnya, namun juga
dapat menjadi sarana untuk membantu khalayak ramai agar dapat membeli cabe yang
kualitasnya tinggi namun dengan harga yang relatif terjangkau serta nantinya
diharapkan dapat membantu masyarakat agar dapat melakukan budidaya cabe sendiri
di rumah masing-masing dan dapat dijadikan sebagai penghasilan tambahan. Jadi
kesimpulan akhir cabe adalah tumbuhan yang penting dalam kehidupan, khususnya masyarakat
Indonesia.
Sedikit
saran apabila ada lahan yang terbengkalai dirumah, lebih baik dimanfaat untuk suatu
hal daripada rusak dengan sendirinya dan bahkan apabila kita bisa melakukannya
dengan baik maka akan bisa menjadi peluang baru dalam kehidupan rumah tangga.
Daftar Pustaka
Amalia Zahara W, A.
A. (2011). Seratus Polibag Cabai: Pemanfaatan Pekarangan untuk kebun cabe. Seratus
Polibag Cabai: Pemanfaatan Pekarangan untuk kebun cabe.
Harpenas,
Asep & R. Dermawan. 2010. Budidaya Cabai Unggul. Jakarta: Penerbit Swadaya.
Ismanto, T. (2016).
Budidaya Cabe Di Polybag Sebagai Solusi Yang Efektif Dan Efisien Sekolah Peduli
Inflasi Sma Negeri 9 Balikpapan ”Botanical Garden School”. Budidaya Cabe Di
Polybag Sebagai Solusi Yang Efektif Dan Efisien.
Wardana, M. H. (2014). Budidaya Tanaman Cabai Merah Di Uptd
Perbibitan Tanaman Hortikultura Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu Kabupaten
Jember. Budidaya Tanaman Cabai Merah Di Uptd.
Utami, S. (2011). Manfaat dan Khasiat dari cabe. Manfaat
dan Khasiat dari cabe.
Komentar
Posting Komentar